Indah Rachmasari Kurniawan

Rangkuman “Management Information Systems” Chapter 2

September27

Bisnis Elektronik (E-Business) dan Kerja Sama Global

 

2.1 PROSES BISNIS DAN SISTEM INFORMASI

PROSES BISNIS

Proses bisnis adalah kumpulan kegiatan yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu produk atau jasa. Kegiatan ini didukung oleh aliran material, informasi, dan pengetahuan dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses bisnis. Proses bisnis juga mengacu pada cara yang unik di mana organisasi mengoordinasikan pekerjaan, informasi, dan pengetahuan, serta cara-cara yang dipilih manajemen dalam mengoordinasikan pekerjaan.

Secara garis besar, kinerja sebuah perusahaan bisnis bergantung pada seberapa baik proses bisnis dirancang dan dikoordinasikan. Proses bisnis sebuah perusahaan dapat menjadi sumber kekuatan kompetitif, jika mereka memungkinkan perusahaan untuk berinovasi atau beroperasi lebih baik dari para pesaingnya. Proses bisnis juga dapat menjadi beban jika mereka didasarkan pada cara kerja yang ketinggalan zaman/tidak sesuai dengan kebutuhan yang menghambat efisiensi dan respons organisasi.

TABEL 2-1. CONTOH-CONTOH FUNGSIONAL PROSES BISNIS1a

Proses bisnis lainnya banyak yang bertentangan dengan area fungsional yang lainnya dan memerlukan koordinasi lintas departemen. Sebagai contoh, mempertimbangkan proses bisnis yang tampaknya sederhana seperti memenuhi pesanan pelanggan (lihat Gambar 2.1).

2a

GAMBAR 2.1 PROSES PENYELESAIAN PESANAN

Penyelesaian pesanan pelanggan melibatkan serangkaian langkah-langkah yang rumit yang membutuhkan koordinasi yang solid antara fungsi penjualan, akuntansi, dan produksi.

 

BAGAIMANA TEKNOLOGI INFORMASI MENINGKATKAN PROSES BISNIS?

Sistem informasi mengotomatisasikan banyak langkah dalam proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara manual, seperti memeriksa kredit klien, atau mencetak tagihan dan mengirim pesanan.

 

 

 

2.2 Jenis-jenis Sistem Informasi

Pada umumnya perusahaan juga memiliki sistem yang berbeda guna mendukung kebutuhan pengambilan keputusan dari masing-masing kelompok manajemen utama yang telah kita bahas pada Bab 1. Manajemen operasional, manajemen menengah, dan manajemen senior masing-masing menggunakan sistemnya sendiri-sendiri untuk mendukung proses pengambilan keputusan yang harus mereka buat untuk menjalankan perusahaan.

 

SISTEM-SISTEM UNTUK KELOMPOK MANAJEMEN YANG BERBEDA

  1. Sistem Pemrosesan Transaksi

Sistem Pemrosesan Transaksi adalah sistem komputerisasi yang mengoperasikan dan mencatat transaksi rutin harian yang diperlukan untuk melakukan bisnis.

Tujuan utamanya adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan rutin dan untuk memantau arus transaksi di seluruh perusahaan.

Para manajer membutuhkan ini untuk memantau status operasi di dalam perusahaan, beserta hubungan perusahaan dengan lingkungan eksternal.

 

3a

Gambar 2.2 menggambarkan TPS untuk memproses pembayaran gaji, menyimpan dara transaksi pembayaran karyawan (seperti kartu absensi). Hasil yang dikeluarkan oleh sistem berupa laporan secara online maupun fisik kepada manajemen dan slip gaji kepada karyawan.

 

  1. Sistem untuk Intelijen Bisnis

Intelijen bisnis (business intelligence) adalah istilah terkini mengenai data dan perangkat lunak untuk mengorganisasi, menganalisis,dan menyediakan akses kepada data untuk membantu manajer dan pengguna lain dalam suatu perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih berdasarkan informasi.

Sistem intelijen bisnis juga ditunjukan bagi pemenuhan kebutuhan manajemen senior dalam mengambil keputusan. Manajer senior membutuhkan sistem yang berfokus pada masalah-masalah strategis jangka panjang, baik yang terdapat di dalam maupun di luar perusahaan.

Sistem pendukung eksekutif (executive support system-ESS) membantu manajemen senior dalam mewujudkan keputusan-keputusan yang telah dibuat. Sistem tersebut ditunjukan untuk mendukung pengambilan keputusan tanpa rountine yang membutuhkan pertimbangan evaluasi, dan wawancara karena tidak ada prosedur terprogram yang telah ditetapkan sebelumnya untuk menciptakan solusi.

Intelijen bisnis dan teknologi analisis terkini telah dilengkapi dengan pengelolaan berbasis data, di mana para pengambil keputusan dapat menggantungkan kepercayaannya pada penggunaan perangkat analisis dan pengelolaan data dalam membantu pekerjaannya dengan menggunakan ujung jaringan saja.

 

SISTEM UNTUK MEMBUAT PERUSAHAAN SALING TERHUBUNG

Aplikasi Perusahaan

Aplikasi perusahaan (enterprise application) merupakan sistem yang menjangkau seluruh area fungsional, berfokus pada pelaksanaan proses bisnis yang terjadi di seluruh perusahaan, dan menjangkau seluruh tingkat manajemen.

 

 

4 kategori utama aplikasi perusahaan :

  • Sistem perusahaan

 

Sistem perusahaan digunakan oleh perusahaan yang sering disebut sebagai perencanaan sumber daya perusahaan untuk mengintegrasikan proses bisnis pada area manufaktur dan produksi, keuangan dan akuntansi, penjualan dan pemasarah serta sumber daya manusia ke dalam sebuah sistem perangkat lunak tunggal.

  • Sistem pengelolaan rantai pasokan

Untuk mengelola hubungannya dengan pemasok. Sistem ini membantu pemasok, perusahaan pembeli, distributor, dan perusahaan logistik berbagi informasi tentang pesanaan, produksi, tingkat persediaan, serta pengiriman produk dan jasa sehingga mereka dapat memanfaatkab sumber daya, memproduksi, serta mengirim barang dan jasa secara efisien.

Sistem ini adalah salah satu jenis sistem antar-organisasi karena sistem ini mengotomisasi alur informasi antar-organiasasi yang berbeda.

  • Sistem pengelolaan hubungan pelanggan

Untuk mengelola hubungan mereka pelanggan. Sistem ini menyediakan informasi guna mengoordinasikan seluruh proses bisnis yang berhubungan dengan pelanggan di bidang penjualan, pemasaran, serta pelayanan untuk mengoptimalisasikan pendapatan, kepuasan pelanggan, serta mempertahankan pelanggan.

  • Sistem manajemen pengetahuan

Sistem ini memungkinkan perusahaan menerima dan mengaplikasikan pengetahuan dan keahlian secara lebih baik. Sistem ini mengumpulkan seluruh pengetahuan dan pengalaman yang berhubungan dengan perusahaan.

 

 

 

Intranet dan Ekstranet

  • Intranet : situs web internal perusahaan yang hanya dapat diakses oleh karyawan saja.
  • Ekstranet : situs web perusahaan yang dapat diakses oleh vendor dan pemasok yang memiliki wewenang dan biasanya digunakan untuk mengoordinasikan pengiriman persediaan ke fasilitas produksi perusahaan tersebut.

 

 

E-BUSINESS, E-COMMERCE DAN E-GOVERNMENT

Bisnis elektronik (electronic business atau e-business), mengacu pada penggunaan teknologi digital dan internet untuk menjalankan proses-proses bisnis utama dalam suatu perusahaan. E-business meliputi aktivitas pengelolaan internal dalam suaty perusahaan serta kegiatan koordinasi dengan pemasok dan rekan bisnis lainnya. E-business juga meliputi perdagangan elektronik (electronic commerce atau e-commerce).

E-commerce adalah bagian dari e-business yang berhubungan dengan kegiatan jual beli barang/jasa melalui internet. E-commerce juga meliputi aktivitas yang mendukung transaksi tersebut, seperti periklanan, pemasaran, dukungan konsumen, keamanan, pengiriman, dan pembayaran.

E-government mengacu pada penggunaan teknologi aplikasi jaringan dan internet untuk memungkinkan pemerintah berhubungan dengan masyarakat, organisasi bisnis, sektor swasta, dan instansi pemerintah terkait lainnya secara digital. Sebagai tambahan, untuk meningkatkan kualitas pengiriman jasa pemerintah, e-government meningkatkan efisiensi kegiatan operasional pemerintah dan kemampuan saling berhubungan antar-masyarakat lewat jaringan elektronis.

 

2.3 Sistem Untuk Kolaborasi dan Bisnis Jejaring Sosial

APA YANG DIMAKSUD DENGAN KOLABORASI?

Kolaborasi (collaboration) adalah bekerja bersama-sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama yang jelas. Kolaborasi berfokus pada penyelesaian tugas maupun misi dan biasanya digunakan pada organisasi bisjis atau organisasi lainnya atau antara satu bisnis dengan bisnis lainnya.

Kolaborasi dapat berlangsung singkat, selama bebetapa menit atau dalam jangka waktu yang lebih lama, bergantung dari pekerjaan dan hubungan diantara partisipan.

Saat ini, kolaborasi dan kerja sama tim menjadi lebih penting dibandingkan sebelumnya karena berbagai alasan :

  • Mengubah sifat pekerjaan
  • Pertumbuhan bidang pekerjaan profesional
  • Mengubah struktur organisasi perusahaan
  • Mengubah ruang lingkup perusahaan
  • Menitikberatkan pada inovasi
  • Mengubah budaya kerja dan bisnis

APA YANG DIMAKSUD DENGAN BISNIS JEJARING SOSIAL?

Banyak perusahaan yang meningkatkan kolaborasi dengan memanfaatkan bisnis jejaring sosial (social business) menggunakan platform jejaring sosial, yang meliputi Facebook, Twitter, dan perangkat sosial yang terdapat dalam perusahaan untuk berhubungan dengan karyawan, pelanggan, serta pemasok mereka.

Tujuan dari bisnis jejaring sosial adalah untuk memperdalam interaksi dengan kelompok-kelompok dari dalam dan luar perusahaan guna memperlancar dan memperbaiki pendistribusian informasi, inovasi dan pengambilan keputusan.

Kunci utama dalam bisnis jejaring sosial adalah “Percakapan”.

 

 

MANFAAT BISNIS DARI KOLABORASI DAN BISNIS JEJARING SOSIAL

Survey terkini mengenai para pengelola bisnis dan sistem informasi secara global menemukan bahwa investasi di bidang teknologi kolaborasi mendatangkan peningkatan kinerja organisasi yang memberikan tingkat pengembalian 4 kali lipat. Selain mengenai nilai dari kolaborasi juga menemukan bahwa seluruh manfaat ekonomi dari kolaborasi begitu signifikan.

MEMBANGUN BUDAYA DAN PROSES BISNIS YANG KOLABORATIF

Di dalam perusahaan bisnis, kolaborasi tidak dapat terjadi secara spontan, terutama jika tidak ada budaya dan proses bisnis yang mendukung. Perusahaan bisnis, terutama yang berskala besar memiliki reputasi pada masa lalu sebagai organisasi yang bersifat “memerintah dan mengendalikan” dimana semua masalah dan pemikiran penting dibebankan pada petinggi perusahaan dan kemudian memerintahkan bahawahannya untuk menjalankan rencana dari manajemen senior.

 

PERANGKAT DAN TEKNOLOGI UNTUK KOLABORASI DAN BISNIS JEJARING SOSIAL

Surel dan Pesan Instan (Instant Messaging-IM)

Surat elektronik-surel (electronic mail- email) dan pesan instan (termasuk pesan singkat) telah menjadi perangkat utama dalam berkomunikasi dan berkolaborasi untuk menghubungkan pekerjaan. Perangkat lunak yang mereka rancang, beroperasi pada komputer, telepon seluler, dan perangkat genggam nirkabel lainnya, dan dilengkapi fitur untuk saling berbagi file di samping mengirim pesan.

Kolaborasi yang berhasil akan memerlukan struktur dan budaya organisasional yang tepat, seiring dengan teknologi kolaborasi yang tepat.

Wiki

Wiki adalah jenis situs web yang memudahkan pengguna yang tidak memiliki pengetahuan dalam bahasa pemrograman dan pengembangan web untuk berkontribusi dan mengubah isi tulisan dan gambar.

Wiki adalah perangkat yang sangat berguna bagi perusahaan dalam menyimpan serta saling berbagi pengetahuan dan wawasan. Wiki yang paling terkenal adalah Wikipedia, proyek referensi terbesar di dunia yang diedit secara kolaboratif.

 

Virtual Worlds

Virtual worlds, seperti Second Life adalah lingkungan 3D yang dihuni oleh “penduduk/warga” yang telah menciptakan karakter grafis sebagai perwakilan diri mereka, yang dikenal sebagai avatar.

Platform Kolaborasi dan Bisnis Jejaring Sosial

Saat ini tersedia produk perangkat lunak yang menyediakan platform multifungsi untuk kolaborasi dan bisnis jejaring sosial diantara kelompok-kelompok karyawan yang bekerja di berbagai lokasi berbeda. Platform paling banyak digunakan adalah konferensi audio berbasis/menggunakan internet.

  • Virtual Meeting Systems (Siste PertemuanVirtual)

Videoconference memungkinkan dua atau lebih orang di lokasi yang berbeda untuk berkomunikasi secara bersama-sama melalui dua jalur transmisi video dan audio (tatap muka dan saling mendengar). Sistem paling mutakhir dari videoConference dilengkapi dengan teknologi idepresence, aplikasi program audio dan visual terintegrasi, yang memungkinkan seseorang hadir pada suatu lokasi secara virtual selain dari lokasi fisik sebenernya.

  • Google Apps/Google Sites dan Cloud Collaboration Services

Salah satu layanan online “gratis” yang paling sering digunakan adalah Google Apps/Google Sites. Google Sites memungkinkan pengguna menciptakan situs web untuk kelompok secara online yang dpaat diedit secara cepat.

  • Microsoft SharePoint

Microsoft SharePoint merupakan platform kolaborasi dan pengolahan data berbasis browser, yang digabungkan dengan fitur mesin pencari pada server perusahaan. SharePoint memiliki tampilan berbasis web dan terintegrasi erat dengan pernagkat yang digunakan sehari-hari seperti produk-produk Microsoft Office.

Microsoft SharePoint juga dapat digunakan untuk menjadikan pusat kegiatan komunikasi situs web internal perusahaan guna mengorganisasikan dan menyimpan informasi pada satu area kerja terpusat.

 

  • Lotus Notes

Lotus Notes merupakan contoh awal dari perangkat untuk membentuk dan berkomunitas di dalam sebuah grup. Sistem aplikasi kolaborasi dengan kemampuan mensharing kalender, penulisan dan pengeditan dokumen secara bersana, berbagi akses database, serta pertemuan secara elektonis dimana setiap partisipan dapat saling melihat dan menampilkan informasi dan kegiatan yang dilakukan satu sama lain.

 

 2.4 Fungsi Sistem Informasi di dalam Bisnis

DEPARTEMEN SISTEM INFORMASI

Departemen Sistem Informasi terdiri atas para spesialis seperti, pemrogram, analis sistem, pemimpin proyek, dan manajer sistem informasi.

  • Pemrogram (programmers) adalah spesialis yang dilatih mengenai hal-hal teknis secara mendalam, yang menulis rangkaian perintah dalam suatu program untuk komputer.
  • Analis Sistem (systems analysts) melambangkan hubungan utama antara kelompok sistem informasi dengan seluruh kelompok lainnya dalam perusahaan.
  • Manajer sistem informasi (information systems managers) adalah pemimpin dari tim pemrogram dan analis, manajer proyek, manajer fasilitas, manajer telekomunikasi ataupun spesialis database.

 

Dibanyak perusahaan, departemen sistem informasi dipimpin oleh direktur informasi (chief information officer- CIO). CIO adalah manajer senior yang mengawasi penggunaan teknologi informasi di perusahaan. Dewasa ini, perusahaan-perusahaan besar juga memiliki posisi untuk direktur keamanan sistem informasi.

Direktur keamanan sistem informasi (chief security officer- CSO), bertanggung jawab terhadap keamanan sistem informasi perusahaan dan bertanggung jawab memperkuat kebijakan keamanan informasi perusahaan.

Chief privacy officer (CPO), CPO bertanggung jawab dalam memastikan perusahaan memenuhi prosedur hukum mengenai data pribadi yang telah ditetapkan.

Chief knowledge officer (CKO), bertanggung jawab dalam program pengendalian pengetahuan. CKO membantu merancang program dan sistem untuk menemukan pengetahuan baru atau memperbaiki penggunaan ilmu pengetahuan yang telah ada bagi proses manajemen dan sistem informasi.

Pengguna akhir (end user) adalah perwakilan dari departemen di luar kelompok informasi di mana aplikasi yang dikembangkan diperuntukan bagi mereka.

 

PENGORGANISASIAN FUNGSI SISTEM INFORMASI

Terdapat banyak jenis organisasi bisnis, dan terdapat banyak cara bagaimana fungsi teknologi informasi disusun dalam perusahaan tersebut.

Perusahaan yang kecil, tidak akan memiliki kelompok sistem informasi yang formal. Mungkin perusahaan tersebut hanya memiliki satu orang karyawan yang bertanggung jawab memelihara jaringan dan menjalankan aplikasinya, atau menggunakan jasa konsultan dalam melakukan pekerjaan ini.

Perusahaan yang lebih besar, memiliki departemen sistem informasi tersendiri, yang diatur melalui cara-cara yang berbeda, bergantung sifat dan kepentingan perusahaan.

Pertanyaan mengenai bagaimana seharusnya departemen sistem informasi disusun, merupakan bagian dari masalah yang lebih besar mengenai tata kelola TI. Tata kelola TI melibatkan strategi dan kebijakan dalam penggunaan teknologi informasi pada sebuah perusahaan Tata Kelola TI menspesifikasikan perincian hak dan kerangka kerja untuk tujuan akuntabilitas menjamin teknologi informasi yang digunakan untuk mendukung strategi dan tujuan organisasi.

Rangkuman “Management Information Systems” Chapter 1

September27

Management Information Systems (Managing the Digital Firm)

Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudon

 

Chapter 1

  • Peran Sistem Informasi Dalam Bisnis Saat Ini

 

Apa yang baru dari Sistem Informasi Manajemen?

 

Banyak! Apa yang membuat sistem informasi manajemen menjadi topik paling menarik dalam bisnis adalah perubahan yang terus-menerus dalam teknologi, manajemen penggunaan teknologi, dan dampak pada keberhasilan bisnis. Bisnis baru dan industri muncul, bisnis lama yang menurun, dan perusahaan yang sukses adalah mereka yang belajar bagaimana menggunakan teknologi baru.

Di bidang teknologi ada tiga perubahan yang saling terkait satu sama lain, yaitu:

(1) Munculnya platform mobile digital,

(2) Pertumbuhan perangkat lunak online sebagai layanan, dan

(3) Pertumbuhan “cloud computing” di mana semakin banyak bisnis perangkat lunak yang berjalan melalui Internet.

 

      Tantangan Globalisasi dan Peluang Dunia Diratakan

 

Pada 1492 , Colombus menegaskan kembali apa yang astronom lama katakan, bahwa : bumi itu bulat dan laut dapat dengan aman berlayar. Ternyata, dunia dihuni oleh masyarakat dan bahasa yang tinggal di isolasi dari satu sama lain, dengan perbedaan yang besar dalam pembangunan ekonomi dan ilmiah. Perdagangan dunia yang terjadi setelah pelayaran Columbus telah membawa bangsa ini dan budaya lebih dekat. “Revolusi industri” adalah benar-benar sebuah fenomena di seluruh dunia energi oleh ekspansi perdagangan antara negara-negara .

Pada tahun 2005, wartawan Thomas Friedman menulis sebuah buku berpengaruh, menyatakan dunia sekarang “datar,” yang berarti bahwa Internet dan komunikasi global telah sangat berkurang keuntungan ekonomi dan budaya negara berkembang. Friedman berpendapat bahwa AS dan negara-negara Eropa berada dalam pertarungan untuk kehidupan ekonomi mereka, bersaing untuk pekerjaan, pasar, sumber daya, dan bahkan ide dengan berpendidikan tinggi, populasi termotivasi di daerah-upah rendah di dunia yang kurang berkembang (Friedman, 2007). Ini “globalisasi” menyajikan baik tantangan dan peluang untuk perusahaan bisnis, persentase pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan negara industri maju di Eropa dan Asia tergantung pada impor dan ekspor.

Pada tahun 2010, lebih dari 33 persen dari ekonomi AS dihasilkan dari perdagangan luar negeri, baik impor maupun ekspor. Di Eropa dan Asia, melebihi 50 persen. Banyak Fortune 500 perusahaan AS memperoleh setengah pendapatan mereka dari operasi asing. Misalnya, lebih dari setengah dari pendapatan Intel pada tahun 2010 berasal dari penjualan di luar negeri dari mikroprosesor tersebut. Delapan puluh persen dari mainan yang dijual di AS diproduksi di Cina, sementara sekitar 90 persen dari PC diproduksi di Cina menggunakan buatan Amerika Intel atau Advanced Micro Desain (AMD) chip. Bukan hanya barang yang bergerak melintasi perbatasan. Demikian pula pekerjaan, beberapa dari mereka pekerjaan tingkat tinggi yang membayar dengan baik dan memerlukan gelar sarjana.

Dalam dekade terakhir, Amerika Serikat kehilangan beberapa juta pekerjaan manufaktur ke luar negeri, upah rendah produsen. Tapi manufaktur sekarang menjadi bagian yang sangat kecil dari tenaga kerja AS (kurang dari 12 persen dan menurun). Dalam tahun normal, sekitar 300.000 pekerjaan layanan bergerak lepas pantai mendapatkan upah yang lebih rendah, banyak dari mereka yang kurang terampil mengenai sistem informasi pekerjaan, tetapi juga termasuk “layanan tradable” pekerjaan dalam arsitektur, jasa keuangan, call center pelanggan, konsultasi, rekayasa, dan bahkan radiologi.

 

      Munculnya Digital Perusahaan

 

Sebuah perusahaan digital dapat didefinisikan bersama beberapa dimensi. Sebuah perusahaan digital adalah salah satu dimana hampir semua hubungan bisnis yang signifikan organisasi dengan pelanggan, pemasok, dan karyawan secara digital diaktifkan dan dimediasi. Inti proses bisnis yang dilakukan adalah melalui jaringan digital yang mencakup seluruh organisasi atau menghubungkan beberapa organisasi. Proses bisnis mengacu pada set tugas dan perilaku logis terkait bahwa organisasi terus berkembang dari waktu ke waktu untuk menghasilkan hasil bisnis yang spesifik dan cara yang unik di mana kegiatan ini diatur dan dikoordinasikan.

Mengembangkan produk baru, menghasilkan dan memenuhi pesanan, menciptakan pemasaran rencana, dan mempekerjakan seorang karyawan adalah contoh proses bisnis, dan organisasi cara mencapai proses bisnis mereka dapat menjadi sumber kekuatan kompetitif. (Sebuah diskusi rinci proses bisnis dapat ditemukan dalam Bab 2.)

Aset-intelektual perusahaan adalah kunci properti, kompetensi inti, keuangan dan aset-yang manusia dikelola melalui cara-cara digital. Dalam sebuah perusahaan digital, setiap sepotong informasi yang diperlukan untuk mendukung keputusan bisnis utama tersedia di setiap saat dan di mana saja di perusahaan. Perusahaan digital merasakan dan merespon lingkungan mereka jauh lebih cepat daripada perusahaan tradisional, memberi mereka lebih banyak fleksibilitas untuk bertahan hidup di masa penuh gejolak. Perusahaan digital menawarkan kesempatan yang luar biasa bagi organisasi global yang lebih fleksibel dan manajemen. Waktu pergeseran mengacu pada bisnis yang dilakukan secara terus menerus, 24/7, bukan di “hari kerja” saat 09:00 untuk 05:00 Ruang pergeseran berarti bahwa pekerjaan berlangsung dalam lokakarya global, serta dalam nasional batas. Pekerjaan ini dilakukan secara fisik di mana pun di dunia yang akan dicapai. Banyak perusahaan, seperti Cisco Systems. 3M, dan IBM, yang menjadi digital perusahaan, menggunakan Internet untuk mendorong setiap aspek bisnis mereka. Sebagian perusahaan lainnya tidak sepenuhnya digital, namun mereka bergerak menuju integrasi digital dekat dengan pemasok, pelanggan, dan karyawan. Banyak perusahaan, misalnya, menggantikan pertemuan tradisional tatap muka dengan “virtual” pertemuan menggunakan videoconference dan teknologi Web conferencing. (Lihat Bab 2.)

 

      Tujuan Strategi Bisnis dalam Sistem Informasi

 Apa yang membuat sistem informasi sangat penting saat ini ? Mengapa bisnis investasi begitu banyak dalam sistem informasi dan teknologi ? Di Amerika Serikat, lebih dari 23 juta manajer dan 113 juta pekerja di angkatan kerja bergantung pada sistem informasi untuk melakukan bisnis. Sistem informasi sangat penting untuk melakukan kegiatan (bekerja) sehari-hari di Amerika Serikat dan sebagian besar negara-negara maju lainnya, serta mencapai tujuan bisnis strategis.Secara khusus, perusahaan bisnis berinvestasi dalam sistem informasi untuk mencapai enam tujuan stategi bisnis, antara lain:

 

  1. Keunggulan operasional  Bisnis terus berusaha untuk meningkatkan efisiensi operasi mereka untuk mencapai       profitabilitas yang lebih tinggi . Sistem informasi dan teknologi adalah beberapa alat yang paling penting tersedia untuk manajer untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi dari efisiensi dan produktivitas dalam operasi bisnis , terutama ketika digabungkan dengan perubahan dalam praktek bisnis dan perilaku manajemen.

1222

 

 

Dalam sistem kontemporer ada saling ketergantungan yang tumbuh antara sistem sebuah perusahaan informasi dan capabilities. Perubahan bisnisnya dalam strategi, aturan, dan proses bisnis yang semakin menuntut adanya perubahan hardware, software, database, dan telecommunications. Seringkali apa yang organisasi ingin lakukan tergantung apa sistem yang akan memungkinkan untuk melakukan .

  1. Produk baru, layanan, dan model bisnis 

Sistem informasi dan teknologi adalah alat utama yang memungkinkan bagi perusahaan untuk menciptakan produk dan layanan baru, serta model bisnis yang sama sekali baru.

Sebuah model bisnis menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan memproduksi, memberikan, dan menjual produk atau jasa untuk menciptakan kekayaan.

 

  1. Pelanggan dan Pemasok  

Ketika bisnis benar-benar tahu pelanggan, dan melayani mereka dengan baik, pelanggan umumnya menanggapinya dengan kembali (datang kembali) dan membeli lagi. Hal ini menimbulkan bertambahnya pendapatanan dan keuntungan. Demikian juga dengan pemasok: semakin banyak bisnis yang melibatkan pemasoknya, semakin baik pula pemasok dapat memberikan masukan-masukan penting. Hal ini akan menurunkan biaya. Bagaimana untuk benar-benar mengetahui pelanggan Anda, atau pemasok, adalah masalah utama bagi bisnis dengan jutaan offline dan pelanggan online.

Mandarin Oriental di Manhattan dan hotel high-end lainnya memberikan contoh penggunaan sistem informasi dan teknologi untuk mencapai keintiman pelanggan. Ini hotel menggunakan komputer untuk melacak preferensi tamu, seperti apa saja yang mereka sukai, suhu kamar, check-in waktu, nomor telepon yang sering dihubungi, dan program televisi., dan menyimpan data ini dalam repositori data yang besar. Setiap kamar di hotel memiliki jaringan pusat yang tersambung ke komputer server sehingga mereka dapat dimonitor dari jarak jauh atau dikendalikan. Ketika seorang pelanggan tiba di salah satu hotel, sistem akan secara otomatis mengubah kondisi ruangan, sepertimeredupkan lampu, pengaturan suhu ruangan, atau memilih musik yang tepat, berdasarkan profil digital pelanggan. Hotel juga menganalisis data pelanggan mereka untuk mengidentifikasi pelanggan terbaik mereka dan untuk mengembangkan pemasaran individual kampanye berdasarkan preferensi pelanggan.

  1. Peningkatan Pengambilan Keputusan 

Banyak manajer bisnis yang beroperasi di bidang informasi, dan pernah benar-benar memiliki informasi yang tepat pada waktu yang tepat untuk membuat keputusan. Sebaliknya, manajer mengandalkan prediksi terbaik dan keberuntungan. Hasilnya adalah kekurangan produksi barang dan jasa, lokasi sumber daya, dan waktu respon yang buruk. Hasil yang buruk ini meningkatkan biaya dan kehilangan pelanggan.Dengan menggunakan informasi, manajer dapat segera mengalokasikan sumber daya perbaikan untuk daerah yang terkena, menginformasikan konsumen dari upaya perbaikan, dan memulihkan pelayanan yang cepat. 

 

  1. Keunggulan kompetitif 

 

Keunggulan :

–      produk baru

–      layanan

–      model bisnis; pelanggan / pemasok dan

–      meningkatkan pengambilan keputusan kemungkinan mereka sudah mencapai keunggulan kompetitif. 

 

Melakukan hal-hal yang lebih baik dari pesaing Anda, pengisian untuk produk-produk unggulan, dan menanggapi pelanggan dan pemasok secara real time, ini semua akan bertambah hingga penjualan yang lebih tinggi.

 

  1. Kelangsungan Hidup 

Perusahaan bisnis juga berinvestasi dalam sistem informasi dan teknologi karena hal tersebut adalah kebutuhan yang digunakan untuk melakukan bisnis. Kadang-kadang “kebutuhan” yang didorong oleh perubahan tingkat-industri. Misalnya, setelah Citibank memperkenalkan pertama anjungan tunai mandiri (ATM) di wilayah New York pada tahun 1977 untuk menarik pelanggan melalui tingkat layanan yang lebih tinggi, pesaingnya bergegas untuk menyediakan ATM untuk pelanggan mereka untuk bersaing dengan Citibank. Dan sekarang, hampir semua bank di Amerika Serikat memiliki ATM daerah dan link ke ATM nasional dan internasional.

 

 

1.2           Perspektif dalam Sistem Informasi

Sejauh ini kita telah menggunakan sistem informasi dan teknologi informal tanpa mendefinisikan istilah. Teknologi informasi (IT) terdiri dari semua perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan oleh suatu perusahaan untuk digunakan dalam rangka mencapai tujuan usahanya. Yang termasuk dalam hal ini tidak hanya mesin komputer, perangkat penyimpanan, dan genggam perangkat mobile, tetapi juga perangkat lunak, seperti Windows atau sistem operasi Linux, Microsoft Office produktivitas suite desktop, dan ribuan program komputer yang dapat ditemukan di sebuah perusahaan besar yang khas. “Informasi sistem “yang lebih kompleks dan dapat dipahami dengan melihat mereka baik dari teknologi dan perspektif bisnis.

 

APA ITU SISTEM INFORMASI?

Suatu sistem informasi dapat didefinisikan secara teknis sebagai satu set komponen yang saling terkait satu sama lain yang mengumpulkan (atau mengambil), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian dalam suatu organisasi. Sebagai tambahan mendukung pengambilan keputusan, koordinasi, dan pengendalian, sistem informasi juga dapat membantu manajer dan pekerja menganalisis masalah, memvisualisasikan kompleks subyek, dan menciptakan produk-produk baru.

Sistem informasi berisi informasi tentang signifikan orang, tempat, dan hal-hal dalam organisasi atau di lingkungan sekitarnya.

Dengan informasi yang kami maksud data yang telah dibentuk menjadi bentuk yang berarti dan berguna untuk manusia. Data, sebaliknya, aliran baku fakta yang mewakili peristiwa yang terjadi dalam organisasi atau lingkungan fisik sebelum mereka terorganisir dan disusun menjadi bentuk yang setiap orang dapat memahami dan menggunakannya.

 

Sebuah contoh singkat kontras informasi dan data itu berguna:

Counter kasir supermarket memindai jutaan lembar data dari bar Kode, yang menjelaskan setiap produk. Potongan seperti data dapat dicapai dan dianalisis untuk memberikan informasi yang berarti, seperti jumlah botol deterjen yang dijual di toko tertentu, merek deterjen yang terjual paling cepat pada saat itu ditoko atau wilayah penjualan, atau total jumlah yang dibelanjakan untuk merek deterjen pada saat itu ditoko atau wilayah penjualan.

 

123123

.

Tiga kegiatan dalam suatu sistem informasi menghasilkan informasi yang dibutuhkan organisasi untuk :

– membuat keputusan

– operasi pengendalian

– menganalisis masalah dan

– menciptakan produk atau jasa baru

 

Kegiatan tersebut adalah input , pengolahan , dan output ( lihat Gambar 1-4 ).

  1. Input   : menangkap atau mengumpulkan data mentah dari dalam organisasi atau dari lingkungan eksternal.
  2. Pengolahan : mengubah masukan mentah ini menjadi bentuk yang berarti.
  3. Output     : transfer informasi diproses untuk orang-orang yang akan menggunakannya atau untuk kegiatan yang akan digunakan. Sistem informasi juga memerlukan umpan balik, yang merupakan keluaran yang dikembalikan kepada anggota sesuai organisasi untuk membantu mereka mengevaluasi atau mengoreksi tahap input.

144

 

Sebuah sistem informasi yang berisi tentang informasi organisasi dan lingkungan sekitarnya. Tiga dasar kegiatan; input, data processing, dan output-menghasilkan informasi organisasi yang perlu. Umpan balik keluar dikembalikan ke orang atau kegiatan yang sesuai dalam organisasi untuk mengevaluasi dan memperbaiki input. Aktor lingkungan, seperti pelanggan, pemasok, pesaing, pemegang saham, dan lembaga regulator, berinteraksi dengan organisasi dan sistem informasinya.

 

 

 

 

Dimensi Sistem Informasi

155

Menggunakan sistem informasi secara efektif membutuhkan pemahaman tentang organisasi, manajemen, dan teknologi informasi yang membentuk sebuah sistem. Sebuah sistem informasi menciptakan nilai bagi perusahaan sebagai solusi organisasi dan manajemen untuk tantangan yang ditimbulkan oleh lingkungan. Sebagai masalah teknis seputar pengembangan, penggunaan, dan dampak dari informasi sistem yang digunakan oleh manajer dan karyawan dalam perusahaan. Mari kita periksa masing-masing dimensi sistem informasi-organisasi, manajemen, dan teknologi informasi.

Organisasi

Organisasi memiliki struktur yang terdiri dari tingkat yang berbeda dan spesialisasi. Struktur mereka mengungkapkan pembagian yang jelas sebagai tenaga kerja. Otoritas dan tanggung jawab dalam perusahaan bisnis diatur sebagai hirarki, atau piramida struktur. Tingkat atas hirarki terdiri dari manajerial, profesional, dan karyawan teknis, sedangkan tingkat yang lebih rendah terdiri dari operasional personil.

  • Manajemen senior, membuat keputusan strategis jangka panjang tentang produk dan jasa serta menjamin kinerja keuangan perusahaan.
  • Manajemen menengah, melaksanakan program dan rencana manajemen senior dan manajemen operasional bertanggung jawab untuk memantau kegiatan bisnis.
  • Operasional management, membantu dengan penjadwalan dan komunikasi di semua tingkat perusahaan.

 

Pekerja produksi atau jasa benar-benar menghasilkan produk dan memberikan layanan (lihat Gambar 1-6).

16

Para ahli dipekerjakan dan dilatih untuk fungsi bisnis yang berbeda. Fungsi bisnis utama, atau tugas-tugas khusus yang dilakukan oleh bisnis organisasi, terdiri dari penjualan dan pemasaran, manufaktur dan produksi.

 

412

FUNGSI TUJUAN

  • Penjualan dan Pemasaran : Menjual produk dan jasa organisasi
  • Manufaktur dan Produksi : Memproduksi dan memberikan produk dan layanan
  • Keuangan dan Akuntansi : Mengelola aset keuangan organisasi dan memelihara catatan keuangan organisasi
  • Sumber daya manusia : Menarik, mengembangkan, dan mempertahankan tenaga kerja organisasi; mempertahankan catatan karyawan.

Management

Pekerjaan manajemen adalah untuk memahami berbagai situasi yang ada didalam maupun diluar yang sedang dihadapi oleh organisasi, membuat keputusan, dan merumuskan rencana aksi untuk memecahkan masalah organisasi. Namun, manajer harus melakukan lebih dari mengelola apa yang sudah ada. Mereka juga harus membuat produk dan layanan baru dan bahkan menciptakan kembali organisasi dari waktu ke waktu.

Teknologi Informasi 

Teknologi informasi adalah salah satu alat manajer yang digunakan untuk mengatasi perubahan .

  • Perangkat Keras komputer : peralatan fisik yang digunakan untuk input, pengolahan, dan kegiatan output dalam sebuah sistem informasi.
  • Perangkat lunak komputer : terdiri sangat rinci, instruksi terprogram yang mengontrol dan             mengkoordinasikan komponen perangkat keras komputer dalam sebuah sistem informasi.
  • Teknologi manajemen data : terdiri dari perangkat lunak yang mengatur organisasi data pada media penyimpanan fisik.
  • Jaringan dan teknologi telekomunikasi : terdiri dari kedua perangkat fisik dan software, menghubungkan berbagai potongan perangkat keras dan transfer data dari satu lokasi fisik yang lain. Komputer dan peralatan komunikasi dapat dihubungkan dalam jaringan untuk berbagi suara, data, gambar, suara, dan video. Sebuah jaringan menghubungkan dua atau lebih komputer untuk berbagi data atau sumber daya, seperti printer.

 

 

1.3           Pendekatan Kontemporer Untuk Sistem Informasi

Studi tentang sistem informasi merupakan bidang multidisiplin. Tidak ada satu teori atau perspektif yang mendominasi. Gambar 1-9 menggambarkan disiplin utama yang berkontribusi masalah, isu, dan solusi dalam studi informasi sistem. Secara umum, lapangan dapat dibagi menjadi 2 yaitu: pendekatan teknis dan pendekatan perilaku.

Sistem informasi adalah sistem sociotechnical. Meskipun mereka terdiri dari mesin, perangkat, dan teknologi fisik “keras”, mereka memerlukan investasi sosial, organisasi, dan intelektual yang cukup besar untuk membuat mereka bekerja dengan baik.

 last

 

Studi tentang sistem informasi berkaitan dengan isu-isu dan wawasan kontribusi dari disiplin teknis dan perilaku.

Pendekatan Teknis

Pendekatan teknis untuk sistem informasi menekankan berdasarkan model matematis untuk mempelajari sistem informasi, serta kemampuan sistem ini dalam teknologi fisik dan formal.

Pendekatan yang berkaitan dengan ilmu komputer, ilmu manajemen, dan riset operasi.

  • Ilmu komputer, berkaitan dengan membangun teori komputabilitas, metode perhitungan, dan metode penyimpanan data yang efisien dan akses.
  • Ilmu manajemen, menekankan pengembangan model untuk pengambilan keputusan dan praktek manajemen.
  • Riset operasi, berfokus pada matematika teknik untuk mengoptimalkan parameter yang dipilih dari organisasi, seperti transportasi, pengendalian persediaan, dan biaya transaksi.

 

Pendekatan Perilaku 

Bagian penting dari bidang sistem informasi yang bersangkutan dengan masalah perilaku yang timbul dalam pengembangan dan jangka panjang pemeliharaan sistem informasi. Isu-isu seperti integrasi bisnis strategis, desain, implementasi, pemanfaatan, dan manajemen tidak dapat dieksplorasi berguna dengan model yang digunakan dalam pendekatan teknis. Disiplin perilaku lainnya berkontribusi konsep penting dan metode.Pendekatan perilaku tidak mengabaikan teknologi. Memang, teknologi sistem informasi sering stimulus untuk masalah perilaku atau masalah. Tetapi fokus dari pendekatan ini umumnya bukan pada solusi teknis. Sebaliknya, berkonsentrasi pada perubahan sikap, manajemen dan kebijakan organisasi, dan perilaku.          

“POLA HIDUP SEHAT”

September22

Pola hidup sehat adalah segala aktifitas dalam kehidupan kita, baik dari segi pola makan yang baik dan juga pola keseharian kita yang mencerminkan kehidupan sehat, dan juga aktifitas olahraga yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan menghindarkan dari hal-hal yang bisa mendatangkan penyakit bagi tubuh kita. Pola hidup sehat juga juga tentunya tidak terlepas dari faktor makanan yang sehat dan juga menjauhkan dari makanan-makanan yang nantinya di kemudian hari bisa menimbulkan penyakit. Selain dari faktor makanan yang sehat serta bergizi, satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah dengan kita mengetahui kehalalan segala apa yang masuk dalam perut kita. Baik itu dari makanan atau pun minuman yang kita konsumsi. Kehalalan mencakup asal-usul makanan tersebut. Dengan kita mengatahui bahwa makanan yang kita makan adalah halal maka bagi jiwa serta tubuh kita juga akan merespon dengan baik pula. Hidup sehat dengan pola hidup sehat serta pola makan yang sehat akan sangat mendukung kesehatan kita dan juga aktifitas kita baik itu untuk mencapai kebahagiaan dunia maupun akhirat.
Nah, untuk menjaga tubuh agar selalu sehat, kita harus mengubah pola hidup. Beberapa pola hidup sehat yang wajib diperhatikan adalah pola makanan, waktu istirahat yang cukup, dan olahraga.

1. Pola makanan sehat
Hindari makanan yang mengandung bahan pengawet, pastikan makanan yang kita makanan diolah dengan baik dan dalam keadaan bersih, cukupi kebutuhan air dengan meminum air putih, dan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna.

2. Olahraga secara teratur
Biasakan melakukan olahraga secara rutin, karena olahraga mempunyai banyak sekali manfaat, seperti: memperlancar aliran darah, regenerasi sel-sel tubuh yang mati, menunda proses penuaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dsb.

3. Cukup istirahat
Tubuh kita membutuhkan istirahat minimal 8 jam perhari agar siap dalam menjalankan aktivitasnya. Istirahat yang berkualitas akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat kita merasa segar dan lebih bersemangat untuk memulai aktivitas.

Mengapa kita harus melakukan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari? Karena dengan melakukan dan menerapkan pola hidup sehat kita dapat memperoleh banyak manfaat, diantaranya adalah:
o Dapat tidur lebih nyenyak
o Lebih semangat dalam bekerja (pekerjaan yang dilakukan akan maksimal)
o Dapat berpikir sehat dan postitif
o Fokus dalam belajar
o Sehat dan bugar
o Terhindar dari berbagai penyakit
o Lebih percaya diri
o Merasa lebih nyaman, damai dan tentram.

Itulah beberapa gaya hidup sehat yang dapat membantu kita untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan semoga kita dapat mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selamat mencoba! 

Sumber:
http://portalkesehatanku.blogspot.co.id/2012/07/pola-hidup-sehat.html
http://gayahidupsehat.org/manfaat-olah-raga-bagi-kesehatan/#ixzz3mUEiezSJ
http://tipsartikelkesehatan.blogspot.co.id/2013/02/pengertian-pola-hidup-sehat.html
rahmatps.blogspot.co.id/2012/05/makalah-olahraga-pola-hidup-sehat.html#_

Hello world!

September10

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!